Masa Depan Kovacic Masih Belum Jelas

Masa Depan Kovacic Masih Belum Jelas

Masa Depan Kovacic Masih Belum Jelas – Chelsea mulai bersiap untuk merombak rencana transfer mereka jika Maurizio Sarri benar-benar pergi ke Juventus. The Blues tahu mereka harus menentukan pelatih baru terlebih dahulu sebelum memulangkan pemain pinjaman seperti Mateo Kovacic.

Juve dikatakan akan mengumumkan Sarri sebagai pelatih baru mereka dalam beberapa hari ke depan. Chelsea tidak keberatan berpisah dengan Sarri meskipun ia telah mempersembahkan trofi Liga Eropa dan yang ketiga di Liga Premier.

Situasi Chelsea saat ini cukup sulit. Pertama, mereka mencoba mengajukan banding atas larangan transfer. Kedua, mereka telah kehilangan Eden Hazard. Dan ketiga, posisi pelatih masih belum jelas.

Mengutip Metro, saat ini Chelsea harus mulai membuat keputusan besar yang dapat memengaruhi ketiga masalah ini. Masa depan Sarri adalah yang paling penting, karena pelatih akan menentukan segalanya di tim.

Sebelumnya, jika Sarri selamat, Chelsea siap mendukung rencananya dengan mempertahankan Kovacic. Chelsea percaya larangan transfer tidak berlaku untuk pemain yang telah dipinjam seperti kasus Kovacic.

Namun, dengan kepergian Sarri yang tidak bisa diwujudkan lagi, kepemimpinan Chelsea kemudian mengubah keputusan mereka. Kabarnya, Chelsea masih ragu untuk membela Kovacic karena mereka khawatir pelatih baru tidak akan cocok untuknya.

Akibatnya, nasib Kovacic sementara digantung sampai Chelsea menunjuk pengganti Sarri.

Kovacic adalah salah satu pemain penting dalam skema permainan Sarri. Meskipun dia belum mencetak gol dan hanya menciptakan dua assist, dia adalah salah satu pemain 7meter yang paling memahami taktik Sarriball.

Sayangnya, Chelsea tidak menulis klausa pembelian ketika meminjam Kovacic dari Real Madrid. Los Blancos saat ini memiliki harga 50 juta pound untuk Kovacic, dan Inter Milan adalah salah satu klub yang tertarik.

Harga jual ini membuat Chelsea keberatan. Mereka tidak ingin mengambil risiko menerima pemain yang mungkin tidak cocok untuk gaya permainan pelatih baru.

Sebaliknya, Chelsea lebih suka memaksimalkan opsi yang tersedia di lini tengah. Seperti mengembangkan kemampuan Mason Mount dan beberapa pemain muda lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *